Pemko Pekanbaru Terima Penghargaan 2 Rekor MURI - Wartaoke.net

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemko Pekanbaru Terima Penghargaan 2 Rekor MURI

Redaksi Warta Oke
13 Views
2 Menit Membaca

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sukses mengukir tinta emas di tingkat nasional hingga kancah dunia dengan berhasil menyabet dua penghargaan prestisius dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sempena peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru.

Dua torehan gemilang tersebut diraih melalui pendekatan kultural-kuliner tradisional serta gerakan spiritual massal yang melibatkan ribuan partisipan aktif dari berbagai kalangan di Kota Bertuah.

IMG 20260717 WA0002

Prosesi penyerahan piagam rekor bergengsi ini diserahkan langsung oleh perwakilan MURI kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, didampingi Wakil Wali Kota, Markarius Anwar, sebagai kado terindah bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Pencapaian rekor MURI perdana yang sukses memukau perhatian publik adalah penyelenggaraan Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang dibentangkan di sepanjang area Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman pada Ahad (21/6/2026).

IMG 20260717 WA0001

Sajian kuliner khas bumi Melayu ini berhasil ditata apik hingga dinobatkan sebagai bentangan kue talam ketan durian terpanjang di Indonesia bahkan dunia. Langkah kreatif tersebut tidak hanya bertujuan memecahkan rekor formal semata, melainkan juga dimanfaatkan secara cerdas sebagai instrumen promosi pariwisata daerah sekaligus upaya menaikkan kelas kuliner tradisional lokal agar semakin diminati oleh pasar domestik maupun internasional.

Sementara itu, rekor MURI kedua yang tidak kalah spektakuler dicatatkan melalui pembacaan Surah Al-Mulk secara serentak oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) terbanyak di Indonesia yang dipusatkan di halaman Masjid Raya An-Nur Riau pada Sabtu (4/7/2026). Tercatat sebanyak 9.184 abdi negara larut dalam lantunan ayat suci Al-Qur’an tersebut, melampaui jauh target awal panitia yang semula hanya mematok angka 5.000 peserta.

Wali Kota Agung Nugroho mengungkapkan bahwa gagasan spiritual ini lahir dari ide kreatif sang istri, Sulastri, yang kemudian disempurnakan dengan tabligh akbar khidmat sebagai wujud syukur atas bertambahnya usia ibukota Provinsi Riau yang semakin madani dan dicintai warganya. (ads)

Loading

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar