Wujudkan Kota Hijau, Pemko Pekanbaru Wajibkan Developer Sediakan RTH 30 Persen - Wartaoke.net

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wujudkan Kota Hijau, Pemko Pekanbaru Wajibkan Developer Sediakan RTH 30 Persen

Redaksi Warta Oke
11 Views
2 Menit Membaca

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengambil langkah revolusioner untuk mengubah wajah ibu kota Provinsi Riau menjadi kota metropolitan berbasis lingkungan dengan resmi meluncurkan megaproyek “Green City” pada Kamis (16/7/2026).

Cetak biru tata kota terintegrasi ini dirancang khusus untuk mengedepankan aspek pembangunan berkelanjutan (sustainable development) guna menjaga kelestarian ekologis di tengah pesatnya pembangunan fisik daerah.

Komitmen besar berskala internasional ini kian diperkuat dengan dipercayanya Kota Pekanbaru sebagai Ketua Jaringan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang mengoordinasikan program pembangunan hijau di 38 kota lintas negara.

images 74

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan bahwa peluncuran program Green City merupakan manifesto wajib di mana seluruh sektor pembangunan fisik di Kota Bertuah harus tunduk pada aspek kelestarian lingkungan hidup tanpa toleransi. Guna menyukseskan visi tersebut, Pemko Pekanbaru langsung menggeber tiga program kerja taktis, mulai dari optimalisasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah yang didukung jaringan waste station tingkat RW, hingga konversi gas metana TPA menjadi sumber energi listrik (waste to energy).

Selain itu, pemerintah juga tengah mempersiapkan fase transisi energi transportasi umum dengan mengonversi armada bus berbahan bakar minyak menjadi Bus Listrik serta mengintegrasikan kurikulum ramah lingkungan di sekolah.

Di sektor infrastruktur pemukiman, Markarius Anwar juga melayangkan peringatan keras kepada seluruh korporasi pengembang perumahan (developer) komersial maupun subsidi agar patuh menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen dari total luas proyek.

images 75

Pemko Pekanbaru berkomitmen memperketat fase perizinan demi mencegah adanya praktik manipulasi lahan kosong yang dialihfungsikan menjadi deretan ruko tanpa menyisakan daerah resapan air bersih.

Melalui integrasi regulasi yang ketat dan kolaborasi aktif bersama sektor swasta, Pekanbaru optimistis dapat merealisasikan kota hijau yang aman dari ancaman banjir sekaligus nyaman sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatra. (ads)

Loading

Bagikan Berita Ini
Tidak ada komentar